Menuju Bisu

dIEKarya Nazar Shah Alam

Setelah sekoci tubuhku lepas layar dari pelabuhan matamu
sungai yang mengalirkannya pelan-pelan menyusut
Aku telah menjadi musafir lata yang melihat kematian
Berdiri kaku di hidungnya
Bila sekali lagi napas dilepas hidu
ia akan menculik nyawaku

Tujuku pulau bisu
Pulau di tengah katup dua ulas bibirmu
Ketika kau rapalkan mantra-mantra penunduk liar
Harimau lapar yang dibawa sekoci lepas itu
Aku lupa bagaimana luka melarungkan diri
Ke sungai yang mengalirkanku ke sunyi

kematian mana yang ditakuti musafir lata?
Di mana bumi dibuka Tuhan di sanalah ia bersemayam
Barangkali di pulau bisumu

Atau barangkali kelak pelabuhan itu akan berpindah sungai
di mana sekoci ini memburai

Rumah KJ, 2 November 2013