Batuk Tujuh

Entah sebab tidak menjaga makanan atau tidak merawat tempat berkegiatan, teman-temanku sering dilanda penyakit batuk. Macam-macam batuk, sesuai kesalahan atau keteledoran masing-masing. Ada yang batuk kering, ada batuk lembab, ada juga batuk basah. Ada batuk tahap aman, ada batuk tahap meresahkan.

Di antara semua batuk, yang paling bahaya adalah batuk tujuh. Yaitu batuk yang membuatmu mengingat kenduri tujuhan atas nyawa melayang. Oh, Tuhan!

Sementara itu, saya pribadi jarang sekali terkena penyakit ini. Sangat jarang. Mungkin sebab saya selalu siaga melihat gejala lalu segera membasminya. Beda dengan teman-teman saya. Mereka semacam menikmati. Atau mungkin memang betah sekali dengan penyakit ini.

Dhapu alias @jamboe13 contohnya. Baru seminggu lalu batuk basahnya sembuh, semalam kembali penyakit itu kambuh. Sebenarnya jika batuk basah saja tidak apa-apa. Namun yang membuat saya risau, setiap mendengar dia batuk, pikiran saya langsung teringat kenduri duka. Kategori batuk tujuh ini namanya. Bila salah kontrol suara, keluar nyawa.

Bila Dhapu batuk, saya merasa semacam gejala akan ada air mata tumpah dari mata kami semua. Sekali batuknya berbunyi, terdengar suara tulang dadanya semacam berhantuk. Tap tup, krap krup.

Beda lagi si Nawan yang manja itu. Bila batuknya kambuh, kamu akan mendengar di tenggorokan dia macam ada bambu diseret di aspal. Pedih, ngilu, mengerikan. Batuk lembab berdebu. Debu itu didapatkan dari baju hitamnya yang tak pernah dicuci berpuluh minggu. Oscar, teman sekampungnya semacam tak mau kalah pula. Batuk juga dia. Sedikit di bawah Nawan levelnya. Minimal kalau salah kontrol, dia bisa diopname karena kehilangan pita suara.

Kasus terbaru dunia perbatukan menimpa sang jelaga, Teuku Mail. Kategori batuk tujuh juga. Lebih parah. Batuk Mail terdengar basah, bervolume tinggi dan berbahaya. Jika kontrol batuknya tidak benar, bisa kacau segalanya. Ini batuk bisa mengundang malaikat pencabut nyawa dalam seketika.

Sebab sadar bahwa teman-teman saya rentan diserang batuk berbahaya, maka saya selalu berdoa. Semoga batuk tujuh mereka segera hilang. Nyawa mereka tetap bertahan di dalam badan. Teman-teman saya semoga berumur panjang. Amin