Sejak Steemit dan WordPress Beranak Steempress

Ada semacam gelombang positif sejak Steemit dan WordPress bersepakat untuk bersama, lalu menikah sehingga melahirkan anak bernama Steempress. Para Steemian yang sebelumnya berasal dari pelaut WordPress semacam mendapatkan gairah baru. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, demikianlah amsalnya.

Memang sangat menyenangkan rasanya, blog yang selama ini terbengkalai jadi bisa dihidupkan kembali. Belum lagi jika sebelumnya dari blog kita bisa dapat pemasukan, sekarang dengan bergabungnya ke Steemit keuntungannya bertambah sekali lagi. Masuk dari dua sisi.

Saya pernah menulis tentang entah sihir apa yang dimiliki oleh platform Steemit sehingga membuat saya merasa diwajibkan untuk membuat postingan setiap hari. Jika hanya karena harga Steem dan SBD, you know-lah sekarang bagaimana. Tapi gairah saya membuat postingan masih berapi-api, kok. Sementara hal yang sama tidak terjadi ketika saya aktif nge-blog dulu.

Dengan adanya Steempress, saya setiap hari membuat postingan di blog. Tentu saja ini positif. Blog saya jadi aktif. Sangat aktif, bahkan. Gairah mencatat karya di Steemit menular ke blog. Bagus sekali.

Semoga pernikahan kalian abadi, Steemit dan WordPress. Dan semoga jadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Amin