Hana Wayang: Bahwa Pacaranlah Tanpa Lebay!

Padahai mantong pacaran
Padum buleun ban jadian
Tapi gaya hana wayang
•••
Panggilan ayah bunda lage aneuk ka dua
Sang ka meurumoh tangga
Panggilan abi-umi sang-sang cinta islami
Kaidah ka meuikat di dalam hubungan suci
(Hana Wayang-Shafira : Alb. Saban Sama.2018)

Fenomena. Remaja dan anak muda yang sedang berada di taman asmaraloka terkadang memang susah mengontrol diri untuk tetap biasa saja. Rasa yang menggebu-gebu dan amuk dendam rindu membuat mereka seakan-akan sudah terbuhul dalam sebaik-baik restu. Masih pacaran sudah bikin foto prewedding, sudah punya panggilan seperti sepasang suami-isteri. Ada lagi yang lebih hajam, mereka sudah menyiapkan nama anak dan memanggil pasangannya dengan ayah si fulan atau umi si fulan. Yassalam!

Fenomena ini ditangkap oleh Ali alias @amekbarli. Lagu ini idenya berasal dari kerisauannya. Kami sedang mengumpulkan sebanyak-banyaknya materi untuk album project “Saban Sama”. Siang itu saya sendirian di beskem @apache13. Bang Ali datang menceritakan tentang seorang temannya yang menurutnya lebay tak ketulungan.

“Masih pacaran sudah seperti beranak dua,” katanya. Saya tertawa. Ali kalau lagi kesal bibirnya bakal kedutan. Itu membuat dia tidak terlihat menakutkan melainkan menyedihkan.

“Kau bikin lagu saja, Li,” usul saya. Ali serta merta mengambil gitar. Genjrang-genjreng timur utara, tidak juga terwujud lagu sesuai kehendak banyak orang. Maksudnya, barangkali sebab kesal, dia bikin lagu penuh amarah, bengis, berdarah-darah sumpah serapah. Saya harus menenangkannya. Sebab obat serbaguna miliknya tidak mampu mengobati penyakit sawan atau kerasukan.

Demikianlah. Lagu Hana Wayang tercipta dengan judul pertama “Kaidah Ka Nyoe That”. Lagu tersebut diberikan untuk Shafira dengan pertimbangan suara dia yang manja mewakili suara remaja dan dewasa muda. Sebab penting membawa pesan melalui orang sebantar baya. Akan lebih efektif dan komunikatif.

Video klip lagu ini diperankan oleh @amekbarli dengan pasangan abadinya @jalandara. Juga oleh @msyauqinabawi dengan Oja. Bekerjasama dengan Trans Kutaraja. Diproduksi oleh Solomon Kingdom Entertainment dan disutradarai oleh saya bersama @jamboe13.

Melalui lagu “Hana Wayang” meskipun kami tidak melarang pacaran baik secara terselubung maupun secara terang, tapi kami ingin mengatakan jangan lebay. Pacaranlah kalau kalian mau, tapi tidak perlu berlebihan. Biasa saja. Panggilannya yang normal saja, tapi tetap romantis.

Jangan panjat batas: masih pacaran seperti sudah nikah, baru seminggu tunangan sudah pose gendong bayi, dua hari menikah sudah panas-panasi anak muda yang belum nikah. Lebay!